Breakdown Post - Kali ini saya ingin memposting tulisan yang menurut saya sangat penting demi kemajuan kepribadian anak Indonesia. *keepsmile :)*. Heran deh jaman sekarang ada aja tata krama entah itu sopan santun, sifat dan perbuatan yang keliru dari anak Indonesia. Perbedaan boleh ada tapi lihat bahwa di Indonesia ini sangat terkenal dengan "Toleransi yang tinggi" dari umat beragama maupun kehidupan sosial. Tapi yang akan saya posting kali ini tentang berfikir untuk masa depan. *nyambung enggak sih?? :D * Setiap orang pasti punya cita-cita mereka sendiri. Punya kesenangan masing yang harus dihargai bukan sebagai bahan ejekan. Sadar bahwa jika kita punya kesenangan lalu dihina oleh orang lain bagaimana reaksi kalian? marah? sedih? kesel? justru mau tawuran? *jawab sendiri*. Sabar kadang tidak bisa membendung emosi kita. Saya punya kisah ada seorang anak yang punya hobby. Dia sangat menyukai Olahraga. Hampir semua olahraga ia sukai *keren ya?* ia sangat nasionalisme sekali terhadap bangsanya bahkan ia relakan kegiatan lain demi melihat jagoan-jagoannya bertanding di tayangan televisi. Sampai diakhiri oleh pertengkaran saking memebela hobbinya itu. *Luar Biasa* dia cukup kuat dalam menghadapinya sampai harus meneteskan air mata. Dalam hati ia berkata : "Kapan aku bisa seperti jagoanku itu? membela bangsa! buat mereka bangga! buat orangtua bangga!" ungkapnya. Seringkali ia mengatakannya dan selalu menangis. *terharu banget saya*. Ia sangat menghargai hobbynya itu sampai ia lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ada satu hal yang membuat ia tak berkembang karena ia selalu dibayang-bayang oleh rasa takut yang luar biasa sehingga ia tertekan dan setres yang berlebih namun tetap sabar menghadapinya. *jujur, saya ngetiknya juga sedih :(*. Kali ini ia mempunyai hobby baru yakni Photography. Walaupun hobbi ini baru ia lakoni namun ia dengan cepatnya langsung fanatik dan menjadi cinta pada hobbinya tersebut. Beberapa bulan mendalaminya, ia memutuskan untuk menabung untuk membeli kamera canggih format DSLR. Walaupun sulit namun ia lakukan dengan semangat pantang menyerah. Meskipun awalnya orangtuanya menolak rencananya namun akhirnya disetujui dan rencana orangtuanya ingin mengurangi bebannya untuk membelikan Kamera. Namun ia berpikir bahwa ia malu untuk meminta hal yang menurutnya mahal. Namun ia perlu berpikir 2 kali karena uang dari sisa jajan sekolahnya tidak akan cukup untuk membeli kamera. Malah ia rela tak jajan demi mengumpulkan uang. *astaga :(*. Ini semua karena ia serius pada hobbinya. Ia terbilang nekat karena kepribadiannya yang cepat fanatik pada suatu hal dan cenderung menimbulkan motivasi tersendiri untuk bagaimana mengembangkan potensi yang sebenarnya belum tahu dimana letak kelebihannya. Mungkin dengan hobbi yang satu ini bisa menimbulkan harapan agar ia menggapai impiannya yang terpendam. *amiiinnn* Ada banyak tantangan yang muncul dari keluarganya dimana ia sering mendapat hinaan karena hobbinya tersebut apalagi mereka sangat heran dengan anaknya tersebut yang rela meninggalkan hal lain demi hobbi !!! sekali lagi "demi hobbi!!!!" mau tau salah satu mottonya : "I'll Struggle For Get it". artinya ia akan perjuangkan hal apapun untuk mendapatkannya. *Bagus ya*. Motto itu selalu melekat dijiwanya untuk lebih bersemangat dalam melangkah!!. *saya doain semoga perjuangannya berhasil (aminnn)*.
Dari kisah diatas memang bisa saya simpulkan bahwa takut adalah cara mudah untuk menghentikan kita tapi dengan bertahan bisa mengubah segalanya. iya kan?? diimbangi dengan usaha kerja keras bakal lebih mantep lagi perjuangan kita. Impian itu kita tidak tahu berhasil atau gagal karena hanya Tuhan yang tahu dan bukan tidak mungkin dari kegagalan 99% tapi percaya ada 1% keberhasilan *I Believe*. kalau motto saya sih : "Raih! Perjuangkan! Fokus! Pertahankan!!" bagaimana?? *hehehe* Sobat yang dirahmati Allah, jangan menganggap bahwa kita tidak bisa apa-apa. Perjuangan sekecil apapun yang kita lakukan pasti akan berbuah dengan maksimal tapi tetep berdoa dan berusaha. Karena tidak jauh dari hal tersebut kita hanyalah sebuah debu yang menempel di dinding.
Maju Terus Pemuda Indonesia. Sampai Jumpa :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar