Jumat, 03 Oktober 2014

ZAMAN SEJARAH DAN PRASEJARAH



1. Pengertian zaman prasejarah dan sejarah

Zaman prasejarah disebut juga zaman pra-aksara yang berasal dari kata pra artinya sebelum dan aksara artinya tulisan/huruf atau dapat disebut nirleka(nir=tidak, leka=tulisan). Jadi, zaman prasejarah adalah suatu zaman ketika manusia belum menggunakan tulisan sebagai dasar kebudayaannya. Sedangkan zaman sejarah atau disebut juga zaman aksara adalah zaman manusia sudah mengenal dan menggunakan tulisan.

2. Perubahan yang menandakan berakhirnya zaman prasejarah

Zaman sejarah ditandai dengan mulai adanya tulisan, hal tersebut yang menandakan berakhirnya zaman prasejarah. Berakhirnya zaman prasejarah atau dimulainya zaman sejarah pada manusia di dunia tidak sama tergantung dari peradaban dari manusia tersebut.

3. Sumber-sumber  yang  dijadikan  bukti  perubahan  dari  zaman  prasejarah hingga sejarah
Sumber-sumber zaman prasejarah antara lain :

a. Fosil, yaitu sisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu karena proses kimiawi. Fosil tersebut dapat berupa fosil manusia purba, tumbuh- tumbuhan dan hewan yang hidup dan berkembang pada zaman itu.
b. Peninggalan-peninggalan mereka selain fosil seperti alat-alat kehidupan yang digunakan
Sumber-sumber sejarah

a.Sumber lisan adalah sumber sejarah yang berupa keterangan dari seseorang atau beberapa orang yang menyaksikan langsung atau mengalami langsung suatu peristiwa
b. Sumber tertulis adalah sumber sejarah yang berupa keterangan tertulis mengenai suatu peristiwa/kejadian misalnya data, dokumen, babad prasasti, naskah kuno, buku, dan sebagainya.
c.Sumber benda adalah sumber sejarah yang  berupa benda-benda peninggalan budaya atau lazim dinamakan benda purbakala, misalnya: candi, senjata, gedung, dan sebagainya.
d.Sumber audio visual adalah sumber sejarah yang merupakan hasil rekaman media elektronika, misalnya: kaset video, film, tape recorder, dan lain-lain.
4. Kehidupan manusia zaman prasejarah

a. Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Geologi

Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. Faktor geologi menekankan informasi masa prasejarah dari segi perkembangan lapisan kulit bumi, komposisi, maupun strukturnya. Berdasarkan geologi, periodisasi prasejarah yang terdiri dari:
1. Arkaezoikum/zaman tertua

Ciri-cirinya adalah:

a. Berlangsung sekitar 2500 juta tahun lalu

b. Kulit bumi sangat panas dan dalam proses pembentukan

c. Belum terdapat tanda-tanda kehidupan

2. Paleozoikum/zaman primer atau zaman hidup tua

a. Berlangsung sekitar 340 juta tahun yang lalu

b. Kulit bumi masih labil

c. Munculnya  tanda-tanda  kehidupan  yang  berupa  mikroorganisme yang disusul dengan keberadaan hewan reptil dan amfibi
d. Disebut zaman primer karena dianggap sebagai zaman kemunculan pertama makhluk hidup
3. Mesozoikum/zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan
Ciri-cirinya adalah

a. Berlangsung sekitar 150 juta tahun yang lalu

b. Munculnya binatang berukuran raksasa, seperti dinosaurus. Dengan banyaknya binatang melata berkaki empat maka zaman ini disebut zaman reptilia atau zaman sekunder
c. Telah muncul hewan sejenis unggas

4. Neozoikum/zaman hidup baru.
                                                                                                               
Ciri-cirinya adalah

a. Berlangsung sekitar 60 juta tahun yang lalu

b. Bumi mulai normal

Zaman ini dibedakan menjadi 2 zaman, yaitu:

a. Tersier/zaman ketiga

Ciri-cirinya adalah

 Berkurangnya binatang raksasa


 Munculnya binatang menyusui, seperti monyet

b. Kuartier/zaman keempat

Ciri-cirinya adalah

 Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu

 Munculnya kehidupan manusia pertama

Zaman kuarter diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :

 Zaman Plestosen atau Dilivum

 Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu

Adanya  pencairan  es  di  kutub,  akibatnya  tenggelamnya daratan Asia di beberapa tempat menjadi dasar laut yang disebut Paparan Sunda, sedangkan daerah tenggelamnya daratan  Australia  menjadi  dasar  laut  dinamakan  Paparan Sahul
 Munculnya jenis manusia pithecanthropus

 Zaman Helosen atau Alluvium

 Berlangsung sekitar 20.000 tahun yang lalu

 Munculnya jenis manusia Homo Soloensis, Wajakensis, dan sapien


b. Pembabakan zaman prasejarah berdasarkan arkeologi

1. Zaman batu

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut

a. Disebut zaman batu karena hasil kebudayaan manusia prasejarah lebih banyak menggunakan unsur batu, walaupun mungkin unsur kayu, tulang juga digunakan
b. Berlangsung sejak 590.000 tahun yang lalu

c.  Pola pikir/budaya masyarakatnya masih sangat sederhana

Dari alat-alat peninggalan zaman batu dibedakan lagi menjadi tiga, yaitu:
a. Zaman batu tua (palaeolithikum) Ciri-cirinya adalah sebagai berikut

Berdasarkan penelitian, manusia prasejarah yang mendominasi zaman     ini adalah pithecanthropus erectus, meganthropus palaeojavanicus, dan homo soloensis
Ciri  khas  pola  hidupnya  bersifat  nomaden,  yaitu  bertempat tinggal secara berpindah-pindah atau tidak menetap
Dalam mencukupi kebutuhan makan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan dari alam
Alat  kebudayaannya  yang  menonjol  adalah  kapak  genggam dari   batu,   seperti   kapak   perimbas,   chopper   (sebagai   alat penetak) ditemukan di Pacitan dan disebut kebudayaan Pacitan, flakes (serpih bilah) ditemukan di Ngandong dan dinamakan kebudayaan Ngandong, flakes juga ditemukan di Sulawesi Selatan dan lukisan-lukisan di Gua Leang-Leang yang bersifat religius
b. Zaman batu madya (mesolithikum)

Manusia prasejarah pada zaman ini merupakan keturunan ras

Papua Malanesoid dan ras Homo soloensis

Pola   hidupnya   mulai   bersifat   semi-sedenter   yaitu   tempat tinggal mulai menetap, namun demikian pola nomaden masih dilakukan. Masyarakatnya mulai bercocok tanam secara terbatas
  Alat kebudayaan yang digunakan adalah abris sous roche (goa karang sebagai tempat tinggal),kyokkenmoddinger (sampah dapur dari kulit kerang), pebble (kapak genggam Sumatera), dan mikrolit (batu serpih bilah dari Bandung)
 Sistem kepercayaan terhadap roh mulai muncul

c. Zaman batu muda (neolithikum)

Pada  zaman  ini,  manusia  prasejarah  jenis  Homo  soloensis dari ras Malayan Mongoloid dan Proto Melayu mendominasi kehidupan manusia di Nusantara
  Pola hidup berubah dari nomaden menjadi sedenter (pola hidup menetap)
Mata  pencaharian  berubah  dari  food  gathering  menjadi  food producing (memproduksi makanan sendiri dengan bercocok tanam, beternak)
Alat-alat kebudayaan yang dihasilkan adalah beliung persegi, kapak  lonjong,  perhiasan,  tembikar,  dan  rumah  panggung sebagai tempat tinggal
d. Zaman batu besar (megalithicum)

 Pada umumnya jenis manusia purba pada masa ini adalah Homo soloensis
 Pola hidup sedenter dan food producing telah stabil

Disebut  zaman  batu  besar  karena  alat-alat  kebudayaan  yang dihasilkan sebagai perwujudan sistem kepercayaan masyarakat yang telah berkembang baik. Hasil kebudayaannya adalah sebagai berikut.
Menhir,  adalah  tiang  batu  yang  melambangkan  peringatan terhadap roh nenek moyang

Daerah penemuannya di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara
Punden berundak, adalah bangunan bertingkat sebagai punden. Daerah penemuannya di Sibedug, Banten Selatan
Peti kubur batu, adalah lempengan batu berbentuk persegi panjang sebagai peti jenazah. Daerah penemuannya di Kuningan, Jawa Barat.
2. Zaman logam

Ciri-ciri zaman logam adalah sebagai berikut

a. Disebut zaman logam karena dalam kehidupannya, manusia telah menggunakan unsur logam
b. Pola pikir masyarakat telah maju ditandai dengan upaya membuat kapal layar untuk memperluas pergaulan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya
c.Masyarakat  prasejarah  kebudayaan  ini  adalah  bangsa  Deutero

Melayu atau Melayu Muda

Zaman ini dibagi menjadi tiga zaman, yaitu:

a. Zaman tembaga

Zaman   tembaga   menandai   masa   awal   manusia   prasejarah memasuki zaman logam
 Di Indonesia pada masa ini belum mengenal tembaga

b. Zaman perunggu

Masyarakat  telah  mengenal  sistem  irigasi  walaupun  sangat sederhana
Alat kebudayaan yang digunakan adalah kapak corong/kapak sepatu disebut sebagai kebudayaan Dongson, nekara, perhiasan perunggu, dan senjata perunggu
c. Zaman besi

Masyarakat telah mampu melebur bijih besi menjadi batangan besi
Alat  kebudayaannya  adalah  mata  kapak,  mata  panah,  mata tombak, mata pisau, dan gelang
c. Pembabakan zaman prasejarah berdasarkan ciri kehidupan masyarakat Zaman prasejarah di Indonesia berdasarkan ciri kehidupan masyarakat, dibagi menjadi empat babak, yaitu :
1. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana

Ciri-ciri kehidupan sebagai berikut :

a.  Memiliki tingkat komunikasi yang masih minim

b. Hidup  di  daerah  dataran  rendah  yang  terdapat  sumber  air  dan makanan.
cK. ehidupannya                                     didominasi     dengan     kegiatan     berburu     dan mengumpulkan makanan.
d. Hidup berkelompok dalam jumlah yang kecil, agar dapat saling menjaga.
e. Hidup nomaden

f. Alat  yang  digunakan  masih  sangat  sederhana  yang  terbuat  dari batu sebagai perkakas, yaitu kapak perimbas, kapak penetak, pahat genggam, proto kapak genggam, dan kapak genggam
g. Keadaan bumi masih berada pada masa tersier

h. Tumbuhan  yang  hidup  adalah  pohon  salam,rasmala  dan  umbi- umbian
i.  Manusia yang mendominasi adalah jenis pithecanthropus erectus dengan cara hidup food gathering, degan pembagian tugas yang jelas dan belum mengenal system religi
j. Sudah  mengenal  api  dan  mengunakan  perkakas  yang  masih sederhana. 
k. Keberadaan manusia

Ada beberapa jenis manusia purba di Indonesia, yaitu sebagai berikut.

 Meganthropus Palaeojavanicus

Ciri Meganthropus   :

 Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu

 Badannya tegak

 Hidup mengumpulkan makanan

 Makanannya tumnuhan

 Rahangnya kuat

Di Indonesia pernah ditemukan oleh Von Koeningswald tahun

1936 dan 1941 di formasi Pucangan, Sangiran

 Pithecanthropus Erectus

Ciri Meganthropus   :

 Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu

 Badannya tegak

 Hidup mengumpulkan makanan

 Makanannya tumnuhan

 Rahangnya kuat

  Di Indonesia ditemukan di beberapa daerah yaitu di Mojokerto, Kedungtrubus,     Trinil,           Sangiran, Sambungmacan, dan Ngandong.
 Tingginya kira-kira 165-180 cm.

Kerangka  mirip  kera  atau  sering  disebut  manusia  kera  yang berjalan tegak.
 Homo Sapiens

Ciri jenis Homo :

 Hidup antara 25.000 s/d 40.000 tahun yang lalu

 Muka dan hidung lebar
 
 Dahi masih menonjol

   Taraf  kehidupannya  lebih maju dibanding manusia sebelumnya
Homo Sapiens Wajak  I  ditemukan  dekat Campur darat

Tulungagung Jawa Timur oleh Van Riechoten tahun 1889

 Homo Sapiens Wajak II ditemukan oleh Dubois tahun 1890 di tempat yang sama
2. Masa berrburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut

Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Manusia prasejarah mengunakan tombak, tongkat dan kapak batu walaupun masih sederhana, area perburuannya yang luas.
b. Sudah tinggal di gua-gua dan berpindah apabila sumber makannya sudah habis.
c. Kondisi  bumi  mengalami  perubahan  iklim  dari  musim  dingain kemusim panas.
d. Masih hidup nomaden tetapi sudah mengenal system religi

e. Alat-alat yang digunakan masih sederhana yang terbat dari tulang, tanduk dari binatang rusa yang disebut sudip, serta alat batu lainnya
3. Masa bercocok tanam

Ciri zaman ini adalah :

a. Telah mulai menetap

b. Pandai membuat rumah sebagi tempat tinggal

c. Cara menghasilkan makanan dengan bercocok tanam atau berhuma

d. Mulai terbentuk kelompok-kelompok masyarakat

e. Alat-alat terbuat dari kayu, tanduk, tulang, bambu ,tanah liat dan batu
f.  Alat-alatnya sudah diupam/diasah

g. Zaman bercocok tanam ini bersamaan dengan zaman Neolithikum

(zaman batu muda) dan Zaman Megalithikum (zaman batu besar) 

4. Masa perundagian

a.Manusia  telah  pandai membuat  alat-alat  dari  logam  dengan keterampilandan keahlian khusus
b. Teknik pembuatan benda dari logam disebut a cire perdue yaitu, dibuat model cetakannya  dulu dari lilin yang ditutup dengan tanah liat kemudian dipanaskan sehingga lilinya mencair. Setelah itu dituangkan logamnya.
c. Tingkat perekonomian masyarakat telah mencapai kemakmuran

d. Sudah mengenal bersawah

e. Alat-alat yang dihasilkan : kapak corong, nekara,pisau, tajak dan alat pertanian dari logam
f.  Telah mencapai taraf perkembangan sosial ekonomi yang mantap

5. Kehidupan manusia zaman modern

Ciri-cirinya adalah

a. Meningkatnya produktivitas ekonomi dan efisiensi sumber daya yang tersedia,  serta  pemanfaatan  SDA  yang  memperhatikan  kelestarian alam sekitar.
b. di    bidang    agama    dan    kepercayaan    ditandai    dengan    adanya pengembangan  nalar  (rasio)  dan  kebahagiaan  kebendaan  (materi), yang pada akhirnya akan menimbulkan paham sekularisasi dan sekularisme.
c.Hubungan  antar  manusia  terutama  didasarkan  atas  kepentingan- kepentingan pribadi.
d. Kepercayaan yang kuat akan Ilmu Pengetahuan Teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
e. Masyarakatnya tergolong ke dalam macam-macam profesi yang dapat dipelajari dan ditingkatkan dalam lembaga pendidikan, keterampilan dan kejuruan
f.  Tingkat pendidikan formal pada umumnya tinggi dan merata.

g. Hukum yang berlaku adalah hukum tertulis yang sangat kompleks
h.  .. Ekonomi hampir    seluruhnya    merupakan    ekonomi    pasar    yang didasarkanatas penggunaan uangdan alat-alat pembayaran lain.
i. Pola  pikir  serta  pola  perilaku  rasional  atau  logis,  dengan  ciri-ciri menghargai karya orang lain, menghargai waktu, menghargai mutu, berpikir kreatif, efisien, produktif, percaya pada diri sendiri, disiplin, dan bertanggung jawab
j. Memiliki  sifat  keterbukaan,  yaitu  dapat  menerima  pandangan  dan gagasan orang lain.
k. Tersedianya  fasilitas  pendidikan  formal  mulai  dari  tingkat  rendah hingga tinggi, disamping pendidikan keterampilan khusus lainnya
6. Contoh-contoh  perubahan  yang  terjadi  dari  zaman  prasejarah  hingga modern
a. Manusia yang awalnya tidak mengenal tulisan kemudian berkembang menjadi masyarakat yang telah mengenal tulisan
b. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mulanya belum ada di zaman prasejarah, seperti alat komunikasi, transportasi dan lainnya
c. Manusia yang   sebelumnya    menganut   kepercayaan    animisme    dan dinamisme, kemudian berkembang menjadi penganut kepercayaan monoteisme yaitu kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
d. Adanya penemuan dan pembaharuan unsur teknologi baru yang dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat.
e. Masyarakat yang sebelumnya belum mengenal uang, yang pada awalnya jika memerlukan suatu barang dilakukan dengan tukar menukar (barter), dengan berkembangnya zaman kemudian mereka mengenal apa yang namanya uang dan kemudian melakukan transaksi jual beli
B. Pendapat

R.  Moh.  Ali,  S.S  dalam  Pengantar  Ilmu  Sejarah  Indonesia  mengartikan sejarah sebagai :
K1.eseluruhan perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, peristiwa, kenyataan-kenyataan yang benar-benar telah terjadi disekitar kita.
2. Ceritera tentang perubahan-perubahan itu.

3.  Ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
Ernts  Bernheim  dalam  Lechrbuch  der  historischen  methode  und  der Geschictephiloshophie berpendapat    ilmu    sejarah    adalah    ilmu    yang menyelidiki dan menyajikan fakta-fakta perkembangan, perubahan umat manusia dalam dimensi ruang dan waktu dakam berbagai segi kehidupannya baik secara individual, khusus, kolektif sebagai segi makhluk sosial dalam kerangla hubungan sebab akibat psikopisik
 Teori Elton Mayo (siklus perubahan) Perubahan terjadi dalam suatu siklus/tahapan
 Perubahan pengetahuan (knowledge)

Mungkin karena pengetahuan saat ini telah berkembang maka seorang akan melakukan perubahan demi kesejahteraan dirinya
 Perubahan sikap (attitude)

Mungkin sekarang   ini    harus    meletakan    perubahan    sikap    supaya kehidupannya lebih baik dari sikap yang lalu
 Perubahan tingkah laku individu (individual)

Kebutuhan individu untuk perubahan tingakah lakunya supaya individu tersebut dapat mencapai kesuksesan dan kemauan individu tersebut
 Perubahan tingkah laku organisasi/kelompok

Perubahan   suatu   kelompok   desa   atau   organisasi   untuk   mencapai kemajuan yang lebih baik.

 Teori Perubahan Roger G (1962)

1. Awarness (melihat)

Adanya keinginan berubah karena telah melihat suatu kesuksesan yang telah dicapai seseorang
2. Interest (tertarik)

Keinginan untuk melakukan perubahan supaya lebih baik

3. Evaluation (menilai)
Suatu kelompok ingin melakukan perubahan dia terlebih dahulu melakukan penilaian itu baik atau tidak
4. Trial (mencoba)

Keinginan suatu individu ingin mencoba kebaikan atau perubahan yang lebih baik
5. Adaption (menerima)

Keinginan untuk melakukan perubahan pasti dia menerima kegagalan untuk mencapai perubahan tersebut

 Teori Perubahan Kurt Lewin (1951)

1.  Tahapan pencarian (unfeezing)

Keinginan  untuk  mencari  pengetahuan  untuk  melakukan  perubahan yang lebih baik dari sebelumnya
2.  Tahap diagnose masalah (problem diagnosis)

Sekelompok atau suatu individu yang memperbandingkan masalah baik atau buruknya bagi perubahan tersebut
3.  Tahap penentuan tujuan (goal setting)

Keinginan untuk melakukan perubahan maka individu tersebut harus melakukan atau melaksanakan tinjauan atau tujuan untuk melakukan perubahan
4.  Tahap penerimaan perilaku (new behavior)

Keinginan untuk melakukan perubahan dia harus merubah dulu perilaku untuk mencapai perubahan tersebut.

 Teori Perubahan Liptis (1973)

1.  Menentukan masalah (mendiagnosa masalah)

Membandingkan  masaah  lampau  dengan  masalah  yang  terjadi  pada saaat sekarang.
2.  Mengadakan assessment terhadap kemampuan untuk berubah.

Perubahan yang dilakukan harus dinilai karena itu perlu, supaya perubahan tersebut lebih baik lagi.
3.  Mengadakan assessment motivasi “change agent” dan sumber-sumber.
Mengadakan  motivasi  khususnya  yang  bermanfaat  untuk  perubahan tersebut.
4.  Menetapkan tujuan berubah supaya kehidupan kita itu lebih baik dari sebelumnya
5.  Menetapkan peran yang sesuai untuk berubah tujuan untuk melakukan perubahan supaya lebih baik
6.  Mempertahankan perubahan. Mempertahankan perubahan supaya lebih baik dari yang sudah-sudah

7. Mempertahankan perubahan    pada    tingkat    yang    dicapai    supaya perubahan tersebut tidak bisa menjadi kegagalan terhadap perubahan yang telah dicapai
8.  Mengakhiri bantuan yang diberikan. Mengakhiri   bantuan   yang   diberikan   karena   kita   telah   mencapai perubahan yang lebih baik. 

Jadi disimpulkan bahwa  :

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pengaruh yang luas di bidang perubahan. Perkembangan tersebut merupakan rangkaian dari perkembangan yang pernah terjadi sebelumnya.

Dalam  sejarah  dijelaskan  yang  pada  awalnya,  kehidupan  masyarakat  dimulai dari  masyarakat  primitif yang  hidup  sederhana.  Mereka  hidup  dari  hasil  berburu dan  mengumpulkan  makanan  yang  terdapat  di  alam  untuk  memenuhi  kebutuhan hidupnya. Manusia primitif berkembang dan beruhah menjadi beternak.  
Seiring dengan berkembangnya peradaban, kemudian muncul pertanian dalam bentuk yang sederhana yaitu dengan cara berladang, lalu kemudian dengan semakin berkembangnya teknologi kemudian manusia mulai mengenal apa yang namanya industri.

Manusia pada awalnya tidak mengenal tulisan, kemudian berkembang menjadi masyarakat yang telah mengenal tulisan. Zaman terus mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya teknologi dan pengetahuan hingga seperti sekarang ini. Itu semua merupakan rangkaian sejarah manusia yang berlangsung secara kontinuitas berdasarkan kronologinya, dan tidak secara tiba-tiba berubah begitu saja, namun ada tahapan-tahapan tertentu yang dijalani.























Tidak ada komentar:

Posting Komentar